Latar Belakang Program
Dalam upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan keterampilan masyarakat, mahasiswa KKN PPM UGM menggagas sebuah kegiatan kolaboratif bersama Ibu-Ibu PKK. Salah satu program menarik yang diadakan adalah pembuatan dompet dari plastik bekas. Program ini tidak hanya menyoroti aspek kreatif, tapi juga memberikan solusi terhadap masalah limbah plastik yang sering terabaikan.
Kegiatan Bersama Ibu-Ibu PKK
Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di balai desa. Ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal. Mereka tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga aktif dalam berdiskusi dan mencoba proses secara langsung.
Proses Pembuatan Dompet dari Plastik Bekas
Alat dan Bahan yang Digunakan
Bahan yang diperlukan cukup mudah ditemukan: plastik beka, baking paper, setrika, gunting, benang, jarum, kancing, dan ornamen bunga.
Teknik Penyetrikaan Plastik dengan Baking Paper
Langkah utama dari proses ini adalah menyetrika lembaran plastik yang sudah dilapisi baking paper. Proses ini membuat plastik menjadi lebih, sehingga bisa dibentuk.
Proses Pembentukan Pola Dompet
Setelah lapisan plastik siap, pola dompet digambar di atas permukaan tersebut, lalu dipotong dan dilipat sesuai bentuk. Pola sederhana dipilih agar mudah diikuti oleh peserta.
Menambahkan Ornamen dan Aksesoris
Untuk mempercantik dompet, peserta menambahkan kancing, jahitan tangan, dan bunga-bunga kecil dari kain perca. Kreativitas sangat terlihat dalam hasil akhir yang beragam.
Manfaat Ekologis dan Ekonomis dari Kegiatan Ini
Mengurangi Sampah Plastik di Desa
Dengan mengolah limbah plastik menjadi produk baru, jumlah sampah yang menumpuk bisa ditekan. Hal ini sangat mendukung program desa bersih dan sehat.
Memberdayakan Ibu-Ibu PKK secara Kreatif
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi ajang pemberdayaan perempuan. Ibu-ibu bisa menjadikan keterampilan ini sebagai usaha sampingan yang bernilai.
Kegiatan pembuatan dompet dari plastik bekas ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana bisa berdampak besar. Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN PPM UGM dan Ibu-Ibu PKK di Desa Berahan Kulon, tercipta produk kreatif yang ramah lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat. Diharapkan program ini terus berlanjut dan berkembang menjadi gerakan kreatif yang lebih luas.