Mahasiswa KKN-PPM UGM yaitu Triska Amalia dari Fakultas Farmasi melaksanakan kegiatan “Sigma Rangers: First Aid and Personal Hygiene” bagi anak-anak Diniyah Desa Berahan Kulon pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri serta memberikan pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama pada kondisi yang umum terjadi dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai personal hygiene atau kebersihan diri. Anak-anak diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan tubuh, terutama melalui kebiasaan mencuci tangan dengan cara dan pada waktu yang tepat. Kebiasaan menjaga kebersihan diri perlu ditanamkan sejak dini karena anak-anak banyak melakukan aktivitas bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar yang berpotensi menjadi tempat berpindahnya kotoran maupun mikroorganisme.
Selain personal hygiene, anak-anak juga diberikan edukasi mengenai pertolongan pertama sederhana. Materi yang disampaikan berfokus pada kondisi yang umum dialami anak saat bermain dan beraktivitas, seperti luka lecet, luka tergores, maupun luka ringan lainnya. Anak-anak juga diperkenalkan dengan beberapa tindakan yang tepat dalam menangani luka serta tindakan yang sebaiknya dihindari agar kondisi luka tidak menjadi lebih buruk.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pertolongan pertama. Anak-anak diajak untuk melihat dan mempraktikkan secara langsung langkah-langkah penanganan luka ringan yang telah dijelaskan sebelumnya. Melalui praktik tersebut, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai cara melakukan pertolongan pertama dengan tepat. Pendekatan praktik ini diharapkan dapat membantu anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat materi yang diberikan.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak menunjukkan antusiasme yang baik. Peserta aktif menyimak materi, menjawab pertanyaan, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai kebersihan diri dan penanganan luka. Antusiasme juga terlihat ketika anak-anak mengikuti sesi praktik pertolongan pertama. Meskipun sasaran awal kegiatan ditujukan kepada siswa kelas 5 dan 6, pada pelaksanaannya terdapat tambahan peserta dari kelas 4. Kehadiran peserta tambahan tersebut membuat kegiatan menjadi lebih ramai dan interaktif.
Pelaksanaan kegiatan Sigma Rangers diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak-anak Desa Berahan Kulon. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membiasakan mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, serta mengetahui tindakan dasar yang tepat ketika mengalami luka ringan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap edukasi mengenai kebersihan diri dan pertolongan pertama dapat terus dikembangkan di lingkungan Desa Berahan Kulon. Penanaman pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat sejak dini diharapkan dapat membantu anak-anak menjadi lebih sadar terhadap kesehatan diri serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.